Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah Dorong Inovasi Pelayanan Publik Desa di Cibeureum Kulon
CIBEUREUM KULON--- Pemerintah Desa Cibeureum Kulon menerima kunjungan Tim Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri bersama Universitas Indonesia dalam rangka kegiatan observasi dan penguatan implementasi Desa Digital melalui Program “Kepala Desa Masuk Kampus” serta pelaksanaan Instrumen Wawancara Tahap II Desa Cerdas (Smart Village) 2026, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional dalam mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital, peningkatan kapasitas kelembagaan desa, serta pengembangan desa cerdas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pembangunan masa depan. Selain sebagai sarana observasi lapangan, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog dan pertukaran pengetahuan antara pemerintah, akademisi, dan desa dalam membangun model pembangunan desa yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Desa Cibeureum Kulon Handri Novianto, S.Pd., M.Pd., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Wakil Ketua BPD, Pendamping Desa, Direktur BUMDes, serta unsur kelembagaan desa lainnya yang terlibat dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kegiatan berlangsung secara dialogis melalui proses wawancara, pemaparan data, diskusi, serta observasi terhadap berbagai inovasi dan praktik baik yang telah berjalan di Desa Cibeureum Kulon. Tim observasi menggali berbagai informasi strategis mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat, karakteristik wilayah, pengelolaan pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, penguatan kelembagaan ekonomi, hingga kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital desa.
Dalam pemaparannya, Pemerintah Desa Cibeureum Kulon menyampaikan bahwa transformasi digital desa tidak hanya dipahami sebagai penggunaan teknologi semata, tetapi sebagai bagian dari proses reformasi tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Berbagai inovasi desa turut dipaparkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari penguatan pelayanan administrasi berbasis digital, pengelolaan data dan informasi desa, peningkatan pelayanan publik, pengembangan potensi UMKM dan pertanian masyarakat, pemberdayaan kelompok perempuan, penguatan BUMDes, hingga pembangunan jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa.
Selain itu, Pemerintah Desa Cibeureum Kulon juga menyampaikan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan secara berkelanjutan, seperti pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemilang, KUBE PKH Gemilang, penguatan sektor peternakan melalui Kelompok Ternak Jurus Tandur, pelayanan kesehatan masyarakat, penguatan pendidikan anak usia dini, hingga peningkatan kapasitas kader dan kelembagaan desa.
Tim observasi turut menggali kesiapan desa dalam berbagai dimensi utama pengembangan Smart Village, meliputi profil dan karakter desa, potensi unggulan wilayah, inovasi pemerintahan desa, kesiapan digital, tata kelola pemerintahan, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Fokus pembahasan juga diarahkan pada bagaimana desa mampu mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan riil masyarakat sehingga digitalisasi tidak hanya menjadi simbol modernisasi, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi secara nyata.
Pendamping Desa Tati Hartati dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Desa Cibeureum Kulon memiliki modal sosial masyarakat yang kuat, budaya gotong royong yang masih terjaga, serta kapasitas kelembagaan yang terus berkembang sehingga menjadi potensi penting dalam mendukung pengembangan desa cerdas berbasis partisipasi masyarakat.
Sementara itu, unsur BPD dan BUMDes juga menyampaikan berbagai pandangan terkait pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendukung pembangunan dalam menciptakan tata kelola desa yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Sekretaris Desa Cibeureum Kulon Handri Novianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan desa saat ini menuntut adanya kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan desa.
“Transformasi digital desa bukan hanya tentang perangkat atau aplikasi, tetapi bagaimana membangun budaya kerja yang lebih efektif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, penguatan sumber daya manusia dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran tim dari Kemendagri dan Universitas Indonesia menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Cibeureum Kulon untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta memperkuat inovasi pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan observasi tersebut, diharapkan Desa Cibeureum Kulon dapat terus memperkuat kapasitas sebagai desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan, serta menjadi bagian dari pengembangan model Desa Cerdas (Smart Village) yang berorientasi pada pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, dan pembangunan desa yang inklusif serta berdaya saing. (HN.)
Komentar Facebook
Kantor Desa
Wilayah Desa
Aparatur Desa
GUN GUN TURGANDA, S.H.
KEPALA DESA
HANDRI NOVIANTO, S.Pd.,M.Pd.
SEKRETARIS DESA
ANDRI GUSMAN
KAUR KEUANGAN
SRI SULASTRI
KAUR PERENCANAAN
DONI FERDINAL MS
KASI PEMERINTAHAN
RONI TARYANA
PELAKSANA WILAYAH 2
DEDE SUKASAH
KASI PELAYANAN
KURNIAWAN SETIA PERMANA
KASI KESEJAHTERAAN
SIGIT MUHERI
PELAKSANA WILAYAH 3
DENI SUBAGJA
PELAKSANA WILAYAH 1
YULI MULYATI
KAUR TU DAN UMUM
Statistik Penduduk
Sistem digital yang berfungsi mempermudah pengelolaan data dan informasi terkait dengan kependudukan dan pendayagunaannya untuk pelayanan publik yang efektif dan efisien
Galeri Foto
APB Desa
Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan
Pendapatan
| Anggaran | : | Rp 1.535.488.300,00 |
| Realisasi | : | RP 908.922.598,00 |
Belanja
| Anggaran | : | Rp 2.408.032.085,00 |
| Realisasi | : | RP 837.978.404,00 |
Pembiayaan
| Anggaran | : | Rp 272.037.785,00 |
| Realisasi | : | RP 272.037.785,00 |
Hasil Usaha Desa
| Anggaran | : | Rp 6.840.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
| Anggaran | : | Rp 574.800.000,00 |
| Realisasi | : | RP 287.400.000,00 |
Dana Desa
| Anggaran | : | Rp 333.204.000,00 |
| Realisasi | : | RP 333.204.000,00 |
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
| Anggaran | : | Rp 143.643.300,00 |
| Realisasi | : | RP 71.821.650,00 |
Alokasi Dana Desa
| Anggaran | : | Rp 437.001.000,00 |
| Realisasi | : | RP 215.893.566,00 |
Bantuan Keuangan Provinsi
| Anggaran | : | Rp 40.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
Bunga Bank
| Anggaran | : | Rp 0,00 |
| Realisasi | : | RP 603.382,00 |
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
| Anggaran | : | Rp 1.151.680.111,00 |
| Realisasi | : | RP 511.483.404,00 |
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
| Anggaran | : | Rp 347.005.974,00 |
| Realisasi | : | RP 198.620.000,00 |
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
| Anggaran | : | Rp 175.100.000,00 |
| Realisasi | : | RP 62.575.000,00 |
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
| Anggaran | : | Rp 697.206.000,00 |
| Realisasi | : | RP 52.700.000,00 |
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
| Anggaran | : | Rp 37.040.000,00 |
| Realisasi | : | RP 12.600.000,00 |
Layanan
Mandiri
Desa Cibeureum Kulon
Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang
Hubungi Perangkat Desa
Untuk Mendapatkan PIN Layanan Mandiri
OpenSID 2607.0.1-premium - Lestari
Kirim Komentar